Stokis Luxor Jogja

Jeli Gamat

Spirulina Pacifica

Extar C Plus

Vitaluxor Plus

 

Diabetes

Sekilas tentang Diabetes

diabetesIndonesia kini telah menduduki ranking pertama jumlah penyandang diabetes terbanyak di dunia. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penyandang diabetes pada tahun 2003 sebanyak 13,7 juta orang dan berdasarkan pola pertambahan penduduk diperkirakan pada 20130 akan ada 20,1 juta penyandang diabetes dengan tingkat prevalensi 14.7% untuk daerah perkotaan dan 7,2% di pinggiran kota.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi kenaikan jumlah penyandang diabetes mellitus di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Sedangkan Badan Federasi Diabetes Internasional (IDF) pada tahun 2009 memperkirakan kenaikan jumlah penyandang diabetes mellitus dari 7,0 juta tahun 2009 menjadi 12,0 juta pada tahun 2030.

Nutrisi adalah bagian penting dari perawatan diabetes. Menyeimbangkan jumlah yang tepat dari karbohidrat, lemak, protein serta serat, vitamin dan mineral membantu kita untuk mempertahankan diet yang sehat dan daya hidup sehat.

Penelitian yang dilakukan oleh Presiden Kesehatan dan Pendidikan untuk untuk America Diabetes Association, Christine Tobin menunjukkan bahwa “makan makanan sehat ditambah dengan olahraga dan menjaga berat badan normal, dapat mencegah kecenderungan munculnya diabetes tipe 2 pada orang yang berpotensi.

American Diabetes Association menyarankan penderita diabetes mengkonsumsi makanan yang mengandung zat nutrisi seperti kalsium, kalium, magnesium, serta vitamin A, C, dan E pada asupan mereka, serta serat yang membantu penderita diabetes merasa kenyang lebih lama dan membuat indeks glikemik rendah sehingga mereka tidak mengalami lonjakan gula darah. Zat nutrisi tersebut membantu mempertahankan tekanan darah dan lemak darah (seperti kolesterol), yang penting bagi kita semua tapi khususnya bagi penderita diabetes.

Spirulina Pacifica mengandung zat gizi esensial khusunya beberapa jenis mineral yang membantu memperbaiki kepekaan insulin. Mineral Chromium bekerja meningkatkan sensitivitas insulin, memperbaiki resistensi insulin dan mencegah arterosklerosis. Chromium memperbaiki pengikatan insulin dengan reseptor, memudahkan masuknya glukosa ke dalam sel. Chromium juga bekerja dalam metabolisme karbohidrat, dari beberapa penelitian yang dilakukan dikatakan bahwa Chromium mengaktifkan kerja insulin berlipat ganda. Mineral Kalium dalam Spirulina Pacifica juga sangat baik bagi penderita DM hal ini disebabkan Kalium mampu meningkatkan kepekaan insulin, menurunkan resiko hipertensi dan serangan jantung pada penderita DM. Mineral Magnesium dilaporkan dapat meningkatkan respon insulin dan mencegah perlengketan dinding sel darah merah. Spirulina Pacifica merupakan makanan kesehatan yang mengandung serat, serat di dalam cerna akan melambatkan penyerapan glukosa.

Kandungan asam amino dalam Jeli Gamat juga berperan untuk memperbaiki jaringan yang rusak, dan memperbaiki kerusakan sel beta di pancreas. Cell Growth Factor dan Kolagen yang ada dalam Jeli Gamat bekerja menstimulus regenerasi sel, menumbuhkan kembali jaringan yang rusak pada luka diabetes, hingga luka cepat pulih , dan kering. Omega 3 dalam jeli gamat membantu menyehatkan jantung dan pembuluh darah sehingga menurunkan resiko terkena penyakit Jantung Koroner.

produk gamatVitaluxor Plus mengandung EPA dan DHA merupakan asam lemak tak jenuh ganda yang berperan dalam menurunkan trigliserida, menurunkan tekanan darah, serta menurunkan resiko serangan jantung dan stroke (merupakan resiko komplikasi yang mungkin  terjadi pada penderita DM). Sedangkan Ex-tar C Plus bertujuan sebagai terapi penunjang bagi penderita diabetes, antioksidan kuat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Testimoni 1 

any suharyatiNama              : Any Suharyati

Alamat            : Semarang

Umur               : 55 tahun

Bermula di tahun 2010 saya didiagnosa menderita diabetes. Sama seperti penderita diabetes lainnya, gejala yang saya rasakan badan cepat lelah, lemas tak bertenaga, serta berat badan yang turun terus menerus hingga menjadi 55 kg. Ketika diperiksa dokter, gula darah saya 340 dm/L. Saat divonis, ada ketakutan yang amat sangat saya rasakan. Seperti bila terjadi luka, maka akan sulit untuk sembuh.

Setelah beberapa tahun menjalani pengobatan medis, saya mulai berfikir untuk beralih kepada pengobatan dengan cara lain yang tidak memiliki efek samping. Sampai akhirnya saya mengenal produk Luxor Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica. Sejak Maret 2013 saya mulai mengkonsumsi Jeli Gamat 3×2 sdm ditambah dengan Spirulina Pacifica 3×5 butir sehari.

Perubahan kesehatan mulai saya rasakan setelah 6 bulan mengkonsumsi Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica. Gula darah mulai normal dan stabil, berat badan juga mulai kembai normal, dan saya kembali bisa beraktifitas seperti biasa. Sampai saat ini saya masih terus mengkonsumsi produk luxor untuk menjaga kesehatan saya. Terima kasih Luxor.

Testimoni 2

djumNama   : Heni Irmawati

Usia     : 46 tahun

Alamat : Bandung, Jawa Barat

Sebelum

Nama saya Heni Irmawati. Sejak tahun 2008 saya menderita komplikasi Diabetes dan tekanan darah tingi serta kelebihan berat badan. Gula darah saya diawal saya sakit mencapai 400 mg/dl, tekanan darah 190/120 mmHg dan berat badan saya 72 kg. Awalnya saya berobat pada dokter dan disarankan mengkonsumsi banyak obat kimia. Saya diharuskan meminum obat tersebut setiap hari. Sehingga setiap kemana pun saya pergi maka obat-obatan tersebut selalu saya bawa. Akibat pengkonsumsian obat kimia yang terus menerus maka lambung saya pun menjadi lemah.

Sesudah

Pada tahun 2010 ibu Lily dari Bandung, memperkenalkan saya dengan produk Luxor. Saya disarankan mengkonsumsi Luxor Jeli Gamat dan Spirulina secara teratur. Ditambah dengan Ex-tar C Plus dan Vitaluxor. Setiap hari saya mengkonsumsi Jeli gamat 2×2 sendok makan, Spirulina Pacifica 2×10 tab, Extar C Plus 1×1 tab dan Vitaluxor Plus 1×1 soft gel setiap hari. Setelah 2 minggu mengkonsumsi produk Luxor, saya mulai merasakan perbaikan, gula darah menjadi 250mg/dl, tekanan darah menjadi normal dan sakit lambung saya semakin jarang.

Sampai saat ini saya masih rutin mengkonsumsi Jeli Gamat, Spirulina Pacifica dan Vitaluxor Plus. Saya pun selalu sehat dan dapat kembali beraktifitas seperti dulu kala. Terimakasih Luxor.

Testimoni 3

harNama    : Hartini

Usia       : 55 tahun

Alamat  : Pati, Jawa Tengah

Sebelum

Tahun 2008 akibat kecelakaan terkena paku di pekarangan rumah Ibu Hartini mengalami luka serius di kaki, tutur sang anak. Ibu memang sudah lama mengidap Diabetes atau kencing manis tapi akibatnya tidak kami kira separah pada waktu itu, lanjutnya. Luka dikaki semula hanya dibersihkan saja dengan air, namun beberapa hari berselang kaki mulai membengkak dan luka menjadi lebih lebar. Luka terdapat di beberapa bagian di ibu jari kaki dnegan luka menganga dan luka panjang di betis Ibu tidak sanggup untuk berjalan, akhirnya dokter Luluk yang dekat dengan tempat tinggal kami dating untuk memberikan pertolongan pertamanya.

Sesudah

Luka yang semula kecil, sudah merambat melebar, bengkak dan bernanah. Jeli Gamat yang dibawa oleh dokter Luluk diberikan untuk Ibu baik diminum 3×1 sendok makan maupun untuk dioleskan pada luka di kaki 2-3 kali dalam sehari. Bertahap luka mulai mongering, menutup dan genap di bulan ke-6 luka di kaki ibu kering sempurna. Kini yang tersisa hanya bekas luka di kaki, kondisi ibu stabil dengan gula darah yang masih dapat diatasi di angka 150mg/dl.

Testimoni 4

Nama : Ramiye Dase

Usia : 40th

Alamat : Jl. Namorambe Blok.I No. 10

Komp. Fomigarden – Medan Sumut

Sebelum

Tahun 2000 saya dinyatakan mengidap Diabetes Mellitus. Pada waktu itu gula darah mencapai 400mg/dl. Gula darah turun naik tak stabil. Sudah cukup banyak usaha yang saya lakukan untuk mengatasi tingginya gula darah , namun belum ada hasil yang memuaskan. Hingga akhirnya penyakit Diabetes ini mencapai puncaknyapada tgl 2 Juni 2006, saya diopname selama 2 minggu di salah satu rumah sakit besar di Medan. Oleh dokter saya dinyatakan mengalami komplikasi akibat Diabetes, organ yang terkena adalah Ginjal dan Paru-paru. Saya pun divonis harus melakukan cuci darah seumur hidup.

Setelah

12 Juni 2006, saya ditawarkan untuk mengonsumsi makanan kesehatan dari Luxor. Produk yang saya minum Jeli Gamat 2×2 sdm/hr, Spirulina 2×3 tablet/hr dan Extar C plus 2×2 tablet/hr. Efek yang paling terasa 4 hari kemudian saya merasa kondisi tubuh saya lebih baik. Semakin hari semakin nyata, 3 minggu kemudian saat saya lakukan check gula darah puasa 102mg/dl. Yang lebih baik lagi dokter menyatakan, ginjal dan paru saya sudah normal dan cuci darah tidak perlu dilakukan. Jeli Gamat dan produk luxor lainnya memberi saya semangat baru, terimakasih.

Jeli Gamat LuxorSPIRUESTERCVitaluxorPlus

Bagikan informasi ini kepada keluarga, kerabat, dan orang-orang yang Anda sayangi
Share on FacebookTweet about this on Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>