Stokis Luxor Jogja

Jeli Gamat

Spirulina Pacifica

Extar C Plus

Vitaluxor Plus

 

Kanker Payudara

Kanker adalah penyakit oleh karena pertumbuhan abnormal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Dalam perkembangannya sel kanker menyebar ke bagian tubuh yang lain sehingga menyebabkan kematian. Kanker payudara merupakan penyebab kematian No.2 setelah kanker leher rahim. Kanker payudara merupakan kanker yang berasal dari kelenjar, saluran kelenjar dan penunjang payudara, tidak termasuk kulit payudara.

Penyakit ini umunya menyerang sesorang diatas usia 30 tahun, paling banyak usia 40-50 tahun. Oleh karena itu penting melakukan deteksi dini terhadap gejala kanker, karena jika kanker ditemukan lebih dini maka tingkat kesembuhannya pun semakin tinggi. Deteksi dini dapat dilakukan dengan melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dilakukan setelah 7-10 hari menstruasi pertama. Dimulai dengan melihat payudara di depan cermin, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Perhatikan bentuk dan warnanya, lihat, raba apakah ada benjolan atau tidak pada permukaan payudara
  • Perhatikan apakah ada perbedaan ukuran yang bermakna pada payudara bagian kanan dan kiri
  • Perhatikan perubahan yang mliputi seluruh area payudara sampai dibawah tulang selangka dan ketiak
  • Benjolan yang bias teraba biasanya ukurannya sudah cukup besar (>1cm)

Jika menemukan kelainan saat SADARI segera ke dokter untuk menjalani pemeriksaan penunjang dengan peralatan seperti USG dan rontgen khusus untuk payudara (Mammografi). Berikut ini tingkatan kanker payudara.

  • Stadium awal (stadium 0) : Dapat dideteksi dengan adanya benjolan yang berukuran kecil dan tidak terba oleh tangan hanya dapat dideteksi dengan Mammografi sehingga akan tampak lesi perkapuran kecil (bercak-bercak putih)
  • Stadium I                                 : Benjolan teraba dan masih bias digerakkan
  • Stadium II                                : sudah ada Penyebaran di kelenjar ketiak
  • Stadium III                               : Melekat di kulit

Manfaat Jeli Gamat untuk membantu mengatasi kanker adalah kandungan Glukosida dengan Holothurine yang ada di dalamnya yang mempunyai sifat anti kanker. Sedangkan Spirulina mengandung antioksidan fitokimia yang bermanfaat menurunkan kolesterol, mengendalikan gula darah, memproteksi tubuh dari radiasi/radikal bebas serta mempunyai efek meningkatkan kekebalan tubuh, contoh fitokimia antara lain : Betakaroten, Phycocianin, Zeaxanthin, Xanthofil dan Chlorofil. Ex-tar C merupakan vitamin C dosis tinggi sebagai anti oksidan yang bersifat basa sehingga tidak mengganggu lambung.

JELISPIRUESTERC

 

Bagikan informasi ini kepada keluarga, kerabat, dan orang-orang yang Anda sayangi
Share on FacebookTweet about this on Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>