Stokis Luxor Jogja

Jeli Gamat

Spirulina Pacifica

Extar C Plus

Vitaluxor Plus

 

Luka Bakar & Kecelakaan

Luka Bakar & Luka Kecelakaan

Jeli Gamat dan Gamat Gel dibuat dari ekstrak Teripang Sticophus hermani kaya akan kolagen. Kolagen merupakan komponen protein pembentuk struktur jaringan. Hampir seluruh bagian tubuh memerlukan kolagen contohnya kulit, otot, rambut, kuku, tulang rawan, organ pencernaan dan pembuluh darah manusia. Setiap tahun seseorang akan kehilangan kolagen secara alami dan pada usia 30 tahun manusia kehilangan kolagen sekitar 15-20%, pertanda berkurangnya kolagen adalah munculnya kerut dan kulit akan berkurang kekenyalannya.

Pada saat terluka tubuh memerlukan lebih banyak kolagen untuk memperbaiki jaringan yang rusak . Kolagen dalam Jeli Gamat membantu memperbaiki dan mengisi kembali jaringan kulit yang terluka. Luka bakar terutama luka bakar yang parah dapat menyebabkan daya tahan tubuh lemah dan mudah terinfeksi. Spirulina Pacifica yang mengandung zat gizi esensial seperti protein nabati, vitamin, mineral, dan antioksidan akan bekerja membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Saat suplai zat gizi terpenuhi, tubuh pun dapat melakukan perbaikan dengan lebih optimal. Hasilnya kekuatan tubuh kembali secara bertahap, luka bakar pulih dan muncul kulit baru.

Dalam kondisi patah tulang, Kolagen, Chondrotin dan Glukosamin bekerja sinergis membantu memperbaiki struktur tulang, persendiaan dan tulang rawan. Pada kasus patah tulang, konsumsi Jeli Gamat secara teratur selama 2-3 bulan akan memberikan hasil yang lebih baik.

Testimoni Luka Bakar

76355_1384221068468246_953278668_nNama       : Tegar Ishaq Ibrahim (Haq)

Usia          : 4 tahun

Alamat     : Cilandak – Jakarta

Sebelum 

Kejadian fatal terjadi pada anak bungsu kami  Tegar Ishaq Ibrahim ( Haq ), anak laki – laki yang lucu dan periang dalam sekejap seluruh tubuhnya melepuh karena terpeleset lalu terjatuh ke dalam panci besar yang berisi air panas di dapur rumah kami, 26 Januari 2009, tutur Ibu Indah Ibunda Haq. Histeris dan panik, kami sungguh takut pada waktu itu. Sempat teringat Jeli Gamat  sebelum kami bawa Haq ke rumah sakit di daerah Cilandak, Jakarta Selatan. 2 Liter Jeli Gamat kami balurkan ke tubuh mungilnya yang sudah merah dan lemas. Setiba di rumah sakit terdekat tidak ada ruang khusus un tuk perawatan luka bakar, berjuang untuk kelangsung hidup Haq kami pindahkan ke rumah sakit besar di Jakarta Selatan, disini Haq mendapat perawatan lebih baik.  Hari demi hari, Haq harus melewati masa kritis, dihari ke-5 akhirnya bisa memberikan Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica untuk Haq melalui perawat, hal ini disebabkan kami tidak bisa masuk ke dalam ruang isolasi.

Sesudah 

10 hari berlalu akhirnya Haq bisa melewati masa kritis, kemajuan semakin terlihat. Setiap hari Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica yang memang menjadi makanan kesukaan Haq tidak pernah terlewatkan. Untuk dosisnya, berapa yang ia mau kami berikan mungkin sekitar 6 – 10 sendok Jeli Gamat setiap hari dan 20 – 25 tablet Spirulina Pacifica ia habiskan. Akhirnya 1,5 bulan berselang, atas rekomendasi dokter yang merawat Haq dinyatakan boleh pulang dengan kondisi yang Alhamdulillah semakin baik. Dokter yang merawat pun kagum melihat semangat hidup Haq, untuk kasus luka bakar serupa, perlu waktu 4 -5 bulan baru dapat diperbolehkan pulang, sedangkan Haq 1,5 bulan sudah diizinkan pulang. Kini dalam perawtan di rumah Haq kembali riang dan ceria seperti anak – anak seusianya. Jeli Gamat dan Spirulina turut bekerja membantu  memulihkan Haq

Testimoni Luka Kecelakaan

maisuNama : Maisuriyati

Usia   : 39 tahun

Alamat : Pekanbaru – Riau

Sebelum

Kejadian yang berlangsung cepat dan tidak bisa dihindari ketika saya yang pada waktu itu mengendarai motor, tertabrak oleh motor lain pada bulan Juli 2007. Hilang keseimbangan dan jatuh diatas spal panas di salah satu jalan raya di Pekan Baru, tutur Maisuriyati mengingat kembali kejadian itu. Serta merta kulit wajah robek sepanjang 6 cm dari mulai bibir hingga pelipis. Antara pergelangan tangan dan jari manis sakit luar biasa, yang kemudian baru saya ketahui ternyata ada tulang yang patah. Atas keinginan sendiri saya hanya dirawat di rumah, luka-luka dibersihkan dan diberi antiseptic.

Setelah

Perawatan luka di rumah saya lakukan dengan mengandalkan Gamat Gel yang dioleskan diatas luka sesering mungkin. Sedangkan Jeli Gamat saya konsumsi 2×2 sdm, Spirulina Pacifica 3×5 tab/hari dan Extar C Plus 2×1 tab. Nutrisi dari Spirulina Pacifica sangat menolong ketika saya mengalami kesulitan makan karen aluka di dekat mulut. Dalam waktu 3 hari luka mulai mongering dan satu minggu berselang bekas luka mengelupas dengan sendirinya. Perlahan namun pasti perawatan di rumah semakin berbuah nyata, setelah satu bulan terlewati bekas luka sudah menutup sempurna tanpa jaringan parut.

JELISPIRUESTERCgamatgel

Bagikan informasi ini kepada keluarga, kerabat, dan orang-orang yang Anda sayangi
Share on FacebookTweet about this on Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>