Makanan yang Sehat adalah Makanan dengan Gizi Seimbang

Sejak awal tahun 1990 para ahli gizi dunia telah meneliti dan menyimpulkan bahwa kebutuhan gizi setiap orang ternyata tidaklah sama dan harus disesuaikan dengan kondisi yang ada, baik itu dilihat dari faktor usia, tingkat aktifitas, serta kondisi khas seseorang misalkan kehamilan atau penyakit tertentu.

Buruknya Angka Kecukupan Gizi

Berbicara soal gizi seimbang banyak hal yang bisa saja terjadi berkenaan apabila seseorang mengalami gizi tidak seimbang diantaranya penyakit malnutrisi atau gizi buruk bahkan kemungkinan terparah bisa menyebabkan kematian. Di negara-negara berkembang yang terdapat desa terpencil yang sulit dijangkau oleh tenaga kesehatan, masih sering ditemukan kasus gizi buruk teutama pada anak-anak.

karbohidratPola Makan Sehari-hari

Bila dilihat secara fisik mungkin tidak terlalu berbeda dengan anak seusianya, namun secara non-fisik tentu hal ini jelas sekali terlihat. Biasanya anak dengan gizi tidak seimbang lebih cenderung pendiam dan tidak aktif. Di sekolah kemampuan menyerap informasi sangat minim sekali, ini jelas diakibatkan karena sel-sel otak memerlukan zat gizi penting di masa pertumbuhannya.

Ternyata ada sedikit kontradiksi antara pemahaman yang selama ini kita tahu dengan konsep 4 sehat 5 sempurnanya, serta melihat hasil riset dari kemajuan ilmu gizi yang berkembang pesat saat ini. Konsep lama tidak lagi mampu menjawab kebutuhan akan gizi, konsep idealnya adalah gizi seimbang. Konsep ini lebih menitikberatkan pada angka kecukupan gizi (AKG) yang dibutuhkan oleh setiap orang.

Piramida Makanan Seimbang

piramida gizi seimbangUntuk hidup sehat, idealnya berdasarkan konsep gizi seimbang manusia memerlukan 5 kelompok gizi yakni: karbohidrat sebagai sumber tenaga, protein sebagai sumber pembangun, lemak sebagai cadangan energy, vitamin dan mineral sebagai sumber pengatur. Dan bila diuraikan lagi maka akan terbagi lagi menjadi 45 jenis zat gizi yang dibutuhkan, dengan air mineral dan serat untuk memperlancar proses metabolism tubuh manusia.

Sayangnya untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang ini, sering kali kita mengabaikannya karena keterbatan informs dan ketidakpahaman dalam memilih sumber makanan yang tersedia. Misalnya pada sayuran, berdasarkan warnanya sudah tentu memiliki kandungan nutrisi yang diketahui melalu pigmen yang berbeda pula.

Fungsi dari kandungan warna pigmen

Ternyata ada makanan yang dapat mewakili kebutuhan seluruh zat gizi, yaitu Spirulina. Tumbuhan bersel satu ini diyakini dapat memanfaatkan secra optimal untuk kecukupan gizi, sudah banyak Negara dan para ahli gizi yang merekomendasikan untuk dijadikan bagian dari menu sehari-hari. Inilah yang membuat Spirulina mampu dijadikan sebagai makanan alternative untuk menjawab solusi gizi seimbang.

Spirulina mengandung 5 nutrisi utama dan 4 pigmen alami :

  • Protein 60-70% dengan asam amino penting (untuk pembentukan sel)
  • Karbohidrat 1-5% (sumber energy)
  • Lemak 3-9% (cadangan energy, mengatur proses yang berlangsung dalam tubuh)
  • Mengandung lebih dari 13 vitamin : A, B, E, Asam Folat, dll
  • Mengandung lebih dari 13 mineral utama : K, Ca, Mg, Selenium, dll
  • 4 Pigmen alami : Clorofil, Beta karoten, xanthofil, Phycocyanin

spirulina luxor

Spirulina juga disebut sebagai “Super Green Food” karena kandungan nutrisinya yang luar biasa ini sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan.

Pengakuan beberapa Badan Dunia tentang Spirulina :

  • Konverensi Pangan PBB :

Spirulina adalah makanan paling ideal untuk manusia

  • Food And Agricultural Organization (FAO) :

Spirulina adalah makanan terbaik untuk hari esok

  • Food and Drug Administration (FDA) USA :

Spirulina produk makanan sehat bebas efek samping

  • International Food Exposition (IFE) Germany

spirulina dan jeli gamat luxorSpirulina makanan sehat alami terbaik

  • World Health Organization (WHO) :

Spirulina sebagai produk sehat abad-21

  • Office of the National Research Commission (USA) :

Spirulina  adalah produk alami dengan tingkat kemurnian tinggi, tidak ada efek samping walaupun dikonsumsi terus menerus, tidak mempunyai efek toksisitas kalau dikonsumsi berlebihan (overdosis) dan mampu meningkatkan kesehatan, kebugaran, dan ketahan tubuh (imunitas)

Bagikan informasi ini kepada keluarga, kerabat, dan orang-orang yang Anda sayangi
Share on FacebookTweet about this on Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>