Stokis Luxor Jogja

Jeli Gamat

Spirulina Pacifica

Extar C Plus

Vitaluxor Plus

 

Testimoni Gagal Ginjal

Ginjal, Prostat & Infeksi Saluran Kemih

struktur-ginjalGangguan ginjal yang kronik akan mnyebabkan penurunan laju filtrasi glomerulus (fungsi penyaringan ginjal) sehingga ureum, kreatinin, dan asam urat yang seharusnya disaring oleh ginjal untuk kemudian dibuang melalui air seni menurun. Akibatnya zat-zat tersebut akan meningkat dalam di dalam darah. Hal ini akan terlihat jika seseorang melakukan pemeriksaan laboratorium dimana kadar ureum dan keratinin akan meningkat. Nilai normal ureum adalah 10-50mg/dl,  kreatinin 0.6 – 1.1 mg/dl, Jika hasil lab menunjukkan angka yang lebih tinggi dari nilai diatas maka dapat dikatakan ginjal mengalami masalah.

Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica dapat dikonsumsi untuk membantu memperbaiki fungsi ginjal. Di dalam Jeli Gamat terdapat Cell Growth Factor yang akan membantu memperbaiki sel-sel ginjal yang rusak. Spirulina Pacifica , pigmen biru Phycocianin memiliki efek Renalprotective, antioksidan yang bekerja melindungi ginjal. Asam amino dalam Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica merupakan asam amino esensial yaitu asam amino yang diperlukan oleh tubuh namun tidak dapat diproduksi dalam tubuh sendiri, supplainya diperoleh dari luar yaitu dari makanan. Asam amino esensial juga berperan dalam membantu enzim urikase untuk mencegah pembentukan Kristal kalsium sehingga meminimalkan resiko terbentuknya kristal kalsium. Bersama enzim ini asam urat diubah menjadi zat tidak berbahaya lalu dibuang melalui urine.

Testimoni Kesembuhan 1

surNama  : Bp. Suryadi

Alamat : Surabaya

Bulan Agustus 2013 saya mengalami gangguan dengan buang air kecil. Saat itu saya tidak bisa buang air kecil sama sekali. Hingga akhirnya di bawa ke UGD kemudian menalani pemeriksaan Laboratorium. Setelah 3 hari dirawat, dokter menyatakan bahwa saya mengalami gagal ginjal akut dan harus menjalani cuci darah. Perasaan saya saat itu siap tidak siap, tapi saya harus hadapi kondisi kesehatan itu. Setelah 5 hari dirawat di RS, saya diperbolehkan pulang namun harus menjalani cuci darah 2x seminggu. Pada saat itu saya juga mngalami pengentalan darah sehingga menyulitkan saya ketika cuci darah, karena darah saya tidak bisa disirkulasikan ke mesin haemodialisis, serta kreatinin saya diatas normal, Hb kurang dari 6. Lalu pada 1,5 bulan saya tidak mengalami BAK normal.

Hingga bulan Desember 2013 saya menjalani cuci darah, hingga suatu hari di bulan itu seorang kerabat menyarankan saya untuk mengkonsumsi Luxor Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica. Segera setelah mndapatkan produk Luxor dari Jakarta, saya mulai rutin mrngkonsumsi Jeli Gamat 2×2 sdm dan Spirulina Pacifica 3×3 butir sehari. Setelah menghabiskan setengah liter Jeli Gamat, suatu kejadian nampak pada diri saya. Saya segera bisa buang air kecil, namun bukan hanya urine yang saya keluarkan, tapi juga darah kental dan pasir keluar pada saat saya BAK. Rupanya inilah yang menyebabkan saya sulit BAK. 4 hari setelah kejadian itu, warna yang tadinya pekat seperti air teh berangsur menjadi semakin bening. Badan yang lesu, loyo kini kembali segar. Muka yang pucat sudah tidak nampak. Bahkan pasien lain seperti tidak percaya, bagaimana bisa sama-sama rutin cuci darah tapi terlihat makin sehat. Sedangkan mereka malah semakin menurun kondisinya. Kemudian dokter mengurangi jadwal cuci darah menjadi 1x seminggu.

Testimoni Kesembuhan 2

veckiNama   : Vecky Sumanti

Usia      : 40 tahun

Alamat : Tondano, Sulawesi Utara



Bapak mengeluh mual, demam,keringat dingin dan sakit kepala di awal Oktober 2009 lalu, tutur Ine Rumbay istri dari Bapak Vecky Sumanti. Semula kami duga hanya sakit biasa, jadi tidak terlalu khawatir. Diagnosa awal dokter pada waktu itu adalah gangguan lambung, namun dokter berpesan jika dalam tiga hari kedepan tidak ada perubahan bapak harus menjalani pemeriksaan Laboratorium. Kondisi tubuh bapak yang terus melemah membuat kami sepakat membawanya ke rumah sakit di Tomohon. Hasil pemeriksaan Lab pertama menunjukan adanya gangguan fungsi ginjal; ureum 124mg/dl , kreatinin 6.7md/dl. Hari ke-3 Bapak dirumah sakit, dokter menyarankan untuk mengukur setiap ml cairan yang masuk dan air seni yang keluar,lanjut Ine. Pemeriksaan Lab yang kedua Ureum meningkat menjadi 194mg/dl dan Kreatinin 8.2 mg/dl masih berada diatas normal. Di hari ke-13 kami keluarga sepakat membawa bapak pulang kerumah untuk berobat jalan. Pada saat pulang ini Kreatinin dan ureum semakin tinggi yaitu 224mg/dl dan 12.8mg/dl. Dokter telah menyarankan untuk cuci darah jika kondisi ginjal bapak tak juga membaik.


Akhir November 2009 ibu mertua menuarankan mengonsumsi ekstrak teripang Jeli Gamat. Dalam dua minggu pertama Jeli Gamat diberikan 2x3sdm/hari dan kemudian Spirulina Pacifica 3×10 tablet/hari. Pada minggu ke -5 setelah mengonsumsi Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica bapak dapat berjalan tanpa dibantu, bengkak mulai berkurang hingga aktifitas ringan di dalam rumah dapat dilakukan mandiri. Pada 24 Desember 2009, Vecky kembali melakukan test laboratorium dan hasilnya Ureum 45.1 mg/dl dan kreatinin 1.2mg/dl (normal Ureum 10-50mg/dl dan kreatinin 0.6-1.1mg/dl). Bapak mengalami kemajuan kesehatan yang sangat berarti.

JELISPIRU

Diambil dari Buku Testimonial Kesembuhan Luxor

Bagikan informasi ini kepada keluarga, kerabat, dan orang-orang yang Anda sayangi
Share on FacebookTweet about this on Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>